Teknik duck dive

Duck – dive adalah teknik dasar yang perlu diketahui dan wajib dikuasai ketika mempelajari freediving, dengan menguasai teknik ini secara baik dapat memaksimalkan pengalaman menyelam tanpa mengeluarkan tenaga ekstra yang tidak diperlukan untuk memulai penyelaman, dengan mempraktekan teknik ini dengan baik anda bisa langsung meluncur ke kedalaman 5 meter bahkan tanpa usaha yang keras. 

Teknik duckdive yang baik adalah kesinambungan gerakan, memang awalnya terasa sulit apalagi dilakukan dalam posisi terbalik. 

Posisi terbaik untuk memulai duckdive adalah dengan posisi tertelungkup rata sejajar dengan permukaan air, dan bernafas secara rileks menggunakan snorkel, dan anda tidak perlu merubah posisi apapun untuk duckdive, tinggal lepas snorkel dan anda siap menyelam, namun jika anda memilih untuk terlentang dengan wajah menghadap langit anda masih perlu melakukan gerakan berguling baru melakukan penyelaman, namun posisi ini baik dilakukan apabila anda melakukan penyelaman tanpa snorkel. Jika anda menyelam menggunakan tali pandu, posisikan tubuh anda berada 1 meter di depan tali, sehingga setelah masuk ke dalam air anda langsung dapat melihat dan memposisikan tali sebagai panduan. 

  1. Posisikan badan tertelungkup rata dengan permukaan air, pastikan posisi awal nyaman dan tenangkan diri, tenangkan tempo nafas dengan mengambil beberapa nafas panjang dan menghembuskan nafas secara terkontrol dengan tempo yang stabil, ambil nafas panjang sebelum melakukan penyelaman, pastikan untuk melepas snorkel sebelum mulai melakukan duckdive
  2. Tekuk badan di bagian panggul hingga sudut 90Β° tegak lurus, dengan posisi leher rileks namun tetap tegak (tidak menghadap ke dasar air atau menengadah, untuk mencegah disorientasi arah)
  3. angkat kaki lurus keatas, biarkan gravitasi mengambil alih untuk menghemat tenaga, yang menjadi kunci adalah momentum gerakan yang mendorong anda masuk ke dalam air, sehingga anda hampir tidak mengeluarkan tenaga,  gerakan kaki / finning hanya ketika kedua kaki sudah masuk ke dalam air, yang perlu diingat adalah posisi kaki tetap tegak lurus dan tidak terlalu jauh jarak antar kakinya

Setelah yakin kedua kaki sudah sepenuhnya masuk ke dalam air, baru gerakan tangan mendorong (seperti pada gaya dada) untuk menambah momentum dan memposisikan tangan rileks ke arah pinggang, gunakan tangan lainnya untuk memulai equalizing, karena pada lima meter pertama adalah tahap equalizing yang paling krusial, gerakan fin secara kuat dan efisien pada tahap ini agar tidak kehilangan momentum yang berharga. 

Tanpa adanya pemberat namun jika dilakukan dengan teknik yang benar sebenarnya anda akan dapat menyelam dengan mudah, beberapa freediver menggunakan pemberat untuk mengkompensasi teknik duckdive yang belum sempurna, namun jangan pernah lakukan hal ini, fungsi pemberat sama sekali untuk hal yang lain yang akan dibahas di artikel terpisah, namun untuk membantu duckdive adalah bukan fungsi dari pemberat. 

Kendala umum dalam duckdive

Jika anda menggunakan tali pandu, akan muncul dorongan untuk menarik tali sebagai awalan menyelam, coba jauhkan posisi anda dari tali, karena fungsi tali hanya untuk memandu anda tetap vertikal ketika menyelam turun ataupun naik, jika anda memegang kamera ataupun speargun ketika menyelam mungkin akan terasa lebih sulit untuk melakukan duckdive, oleh karena itu kuasai teknik duckdive dasar terlebih dahulu dengan baik dan setelah nyaman baru anda bisa memulai untuk membawa barang / gear lainnya, yang perlu diperhatikan adalah koordinasi gerakan agar tidak terlalu banyak melakukan gerakan yang tidak perlu, hal lain yang juga umum terjadi adalah gerakan panggul dan kaki melebihi yang diperlukan, sehingga posisi masuk tidak tegak lurus dan malah terjadi roll atau salto dan anda malah kembali ke permukaan, gunakan tali sebagai panduan dan sering – sering berlatih untuk mendapat posisi terbaik. 

Setelah menguasai teknik ini sebaiknya anda mulai mempelajari tentang equalizing

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s